cupHcupHcupH

dehidrasi

Posted on: Maret 24, 2008

Dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh dapat disebabkan oleh berbagai hal. Hilangnya cairan secara rutin terjadi setiap hari melalui keringat, air seni, airmata dan buang air besar. Pada beberapa keadaan, cairan tubuh yang hilang dapat terjadi dalam jumlah besar seperti pada saat diare, muntah, demam atau berolahraga dalam waktu lama. Dan bila tidak cepat diatasi, dengan menambah cairan ke dalam tubuh, maka dapat terjadi dehidrasi.

Pada kasus yang berat, saat tubuh mengalami dehidrasi tapi kita tidak dapat menggantikan cairan itu dengan minum atau makan seperti biasanya, maka diperlukan penggantian cairan segera dengan cara lain yaitu dengan infus.

Bila dehidrasi telah terjadi, dan tidak dilakukan penggantian cairan ke dalam tubuh dengan segera, hal ini dapat berakibat fatal terutama pada anak-anak. Oleh karena itu, saat si kecil mengalami demam, diare atau muntah, yang mempermudah untuk terjadinya dehidrasi, cobalah perhatikan apakah telah terjadi tanda-tanda dehidrasi.

Tanda dehidrasi ringan hingga sedang:

~Tidak ada air mata atau sedikit sekali airmata yang keluar.
~Bibir terlihat kering.
~Air seni yang keluar kurang dari 6 kali perhari pada bayi kurang dari 1 tahun atau lebih dari 4-6 jam tidak adanya air seni pada bayi dibawah 6 bulan.
~Tidak buang air kecil pada anak selama 6 – 8 jam.
~Pada bayi, ubun-ubunnya terlihat cekung
~Nafas cepat dan dalam.
~Nadi cepat dan lemah.
~Kulit kering, keriput, dan bila dicubit kulit memerlukan waktu yang lama untuk kembali seperti semula (tonus otot menurun), terutama pada kulit di daerah perut.
~Otot mudah kram.
~Tidak buang air kecil selama 6-8 jam untuk bayi 1 tahun, dan lebih dari 8-10 jam untuk anak.

Cegah Dehidrasi
Yaitu dengan cara menggantikan cairan yang hilang. Cairan yang diberikan untuk mencegah dehidrasi tergantung dari usia si kecil dan gejala-gejala penyakit yang menyertainya.

Yang harus diperhatikan saat memberikan cairan pengganti untuk mencegah dehidrasi:

~Jangan memberikan air putih saja untuk si kecil yang sedang muntah, diare atau dehidrasi. Karena air putih tidak mengandung elektrolit yang diperlukan tubuh saat dehidrasi terjadi, dan ini bisa membahayakan khususnya untuk si kecil.
~Jangan memberikan minuman saja selama lebih dari 24 jam, tanpa berkonsultasi dengan dokter.
~Sebaiknya gunakan cairan elektrolit yang banyak dijual di apotik. Jangan menggunakan air yang ditambahkan dengan garam untuk si kecil yang muntah.
~Obat diare yang dijual bebas tidak direkomendasikan untuk anak-anak, terutama untuk anak di bawah 2 tahun. Oleh sebab itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
~Hindari mengkonsumsi cairan yang manis seperti sari buah saat diare, karena akan membuat diare bertambah buruk.
~Jika si kecil sudah menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, apalagi tanda dehidrasi sedang hingga berat, jangan tunda-tunda lagi dengan mencoba mengatasinya di rumah. Segeralah bawa ke dokter atau rumah sakit terdekat. Si kecil memerlukan segera pemberian cairan melalui infus, sebelum keadaannya menjadi tidak dapat teratasi lagi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Link Us

Free Shoutbox Technology Pioneer The Free Site!
Search Engine Optimization and SEO Tools BlogFlux Tools I Support IGOS Summit 2 website monitoring servicewebsite tracker @Submit!-FREE Promotion ”saya http://plurk.com/redeemByURL?from_uid=3233004&check=-246086052&s=1

uLtaH wa…

myspace layouts, myspace codes, glitter graphics

tang9aL bRp yawH???

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Blog Stats

  • 25,632 hits
Iklan
%d blogger menyukai ini: